MAKALAH SERAT OPTIK LENGKAP
KATA
PENGANTAR
Dengan menyebut nama Allah SWT yang
maha pengasih lagi maha penyayang, kami panjatkan puja dan puji syukur atas
kehadirat-Nya, yang telah melimpahkan rahmat, hidayah, dan inayah-Nya kepada
kami, sehingga dapat menyelesai makalah Bahan Listrik Tentang Serat Optik.
Makalah Bahan Listrik ini telah kami
susun dengan maksimal dan mendapatkan bantuan dari berbagai pihak sehingga
dapat mempelancar pembuatan makalah ini. Untuk itu kami menyampaikan banyak
terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam pembuatan
makalah ini.
Terlepas dari semua itu, kami
menyadari sepenuhnya bahwa masih ada kekurangan baik dari segi susunan kalimat
maupun tata bahasanya. Oleh karena itu dengan tangan terbuka kami menerima
segala saran dan kritik dari pembaca agar kami dapat memperbaiki makalah Serat
Optik ini.
Akhir kata kami berharap semoga
makalah Bahan Listrik tentang Serat Optik dan manfaatnya untuk masyarakat ini
dapat memberikan manfaat maupun inspirasi terhadap pembaca.
Banda
Aceh, Januari 2018
Contents
BAB 1
PENDAHULUAN
1.
Latar Belakang
Beberapa
tahun ini, perkembangan teknologi serat optik mengalami peningkatan yang cukup
pesat.Teknologi ini tidak hanya digunakan dalam bidang telekomunikasi saja,
melainkan banyak bidang yang telah menggunakan tekologi ini. Secara umum,
kegunaan media transmisi ini adalah menjadi alat dalam berkomunikasi dari satu
tempat ke tempat yang lain.
Kelebihan
dari alat transmisi ini adalah mampu mentransmisikan data yang besar serta yang
berkeceptan tinggi.Salah satu yang paling penting dalam dunia telekomunikasi
adalah menyediakan media komunikasi dengan baik pelayanannya.
Dengan
sistem serat optik maka dapat meminimalisir rugi daya yang terjadi. Hal ini
terpengaruh dengan jarak maksimum yang diperbolehkan antara transmiter satu dan
yang lainnya. Salah satu yang sering terjadi masalah pada serat optik adalah
karena keadaan kotor pada bagian fibernya.Itu terjadi karena ada zat yang masuk
kedalam serat, mungkin karena pembungkusnya sudah rusak ataupun pada saat
pemasangan ada kotoran yang masuk.
Dengan
adanya transmiter serat optik ini diharapkan peningkatan kualitas
telekomunikasi di indonesia bisa lebih baik lagi, karena dengan memakai serat
optik sangat minimal sekali ada kendala ataupun kerugian yang terjadi.
2.
Rumusan Masalah
Dengan latar belakang
diatas kita mempunyai rumusan masalah seperti berikut:
1.
Bagaimana Pengertian Serat Optik?
2.
Bagaimana Jenis-jenis Serat Optik?
3.
Bagaimana Sejarah Serat Optik?
4.
Bagaimana Karakteristik Serat Optik?
5.
Bagaimana Kelebihan Kekurangan Serat
Optik?
3.
Tujuan
1.
Mengetahui Pengertian Serat Optik?
2.
Mengetahui Jenis-jenis Serat Optik?
3.
Mengetahui Sejarah Serat Optik?
4.
Mengetahui Karakteristik Serat Optik?
5.
Mengetahui Kelebihan dan Kekurangan Serat
Optik?
BAB 2
PEMBAHASAN
1.
Pengertian Serat Optik
Serat optik adalah sebagian kecil dari
perjalanan sejarah penemuan manusia yang seolah tanpa batas. Kini manusia tidak
hanya berhasil menangkap petir, tetapi juga mengendalikan cahaya. Ini dapat
terlaksanakan dengan serat optik sebagai kunci lalu lintas informasi, tidak
salah jika dikatakan, inilah kunci kekuasaan masa depan.
Kemudian
ada yang mencoba mentramisikan cahaya dengan rangkaian lensa sebagai pemandu
cahaya, lalu rangkaian cermin, kemudian gas, sebelum tiba system pemandu
gelombang serat optik yang sekarang.
Sekitar
tahun 1959, orang menemukan laser dan terjadilah trobosan besar. Gelombang yang
sudah masuk dalam spectrum cahaya ini berfrekuensi sangat tinggi. Pada awalnya
peralatan penghasil sinar lensa masih serba besar dan merepotkan. Selain tidak
efesien, ia baru dapat berfungsi pada suhu sangat rendah. Lensa juga belum
terpancar lurus. ( Hessty P.Utami, Mengenal cahaya dan optic, seri
sains, 2005, hlm 3-4)
2.
Jenis-jenis Serat Optik
1. Step Indeks Multimode
Serat optik berdiameter
core agak besar yang membuat laser di dalamnya akan dipantul- pantulkan ke
dinding cladding yang dapat menyebabkan berkurangnya bandwidth Ciri-ciri Ukuran
inti sekitar 50 mm - 125 mm, diameter cladding 125 mm - 500 mm Diameter core
besar untuk penyambungan yang mudah Baik digunakan untuk transmisi kecepatan
rendah dan jarak tempuh yang pendek Keuntungan: Mudah dibuat, serat optik
pertama dipasarkan Core tebal, mudah dalam penyambungan Kerugian: Terjadi disperse
Jarak tempuh yang pendek dan transmisi yang berkecepatan rendah
Gambar
gelombang step indeks multimode
Serat optik dengan
diameter core yang besar dan mempunyai cladding yang bertingkat indeks
biasnya sehingga dapat menambah bandwidth jika dibandingkan dengan
Step-index multimode. Ciri-ciri:Diameter core 30-60 mm, claddingnya
100-150 mm Penggabungan kabel fiber multimode dan singlemode Transmisi jarak
10-20 km seperti pada LAN Kerugian: Sukar dalam pembuatannya Harga mahal
Gambar
gelombang Grade indeks multimode
Serat optik dengan
core yang sangat kecil, diameternya mendekati panjang gelombang sehingga cahaya
yang masuk ke dalamnya tidak dipantul-pantulkanke dinding cladding. Ciri-ciri: Diameter
core sangat kecil Digunakan untuk transmisi jarak jauh (>120km), bandwidth
besar, kecepatantinggi, penyusutan transmisi kecil.Hanya terdapat 1 berkas
cahaya yang dapat melewatinya Tidak ada disperse Tidak ada pengaruh indeks bias
Keuntungan: Bandwidth Besar Jarak tempuh lebih panjang.
Serat
ini telah digunakan cahaya sebagai media komunikasi, yaitu data dibawa oleh
cahaya dan untuk menyalurkannya diperlukan suatu jenis kabel yang khusus
disebut serat optic. Serat optic terdiri atas inti yang terbuat dari kaca tipis
berkualitas baik (Indeks bias besar) dilapisi oleh lapisan kaca tipis
berkualitas baik (indeks bias besar) dilapisi oleh lapisan kaca sangat tipis (cladding) dengan indeks bias sedikit
lebih kecil.
Sumber cahaya yang
digunakan bias berupa LED (light emeting
diode), ataupun laser (ILD = injected
laser diode) sedangkan detector cahaya dapat berupa fotodiode atau
fototransistor, yang berfungsi mengubah cahaya menjadi sinyal listrik.
Sudut kritis adalah sudut yang menghasilkan sudut bias
sebesar 90
. andaikan indeks bias inti kaca dan lapisan
kaca masing-masing II Snellius.
Sudut penerimaan pada
serat optic adalah sudut datang maksimum dari medium di luar serat optic yang
akan menghasilkan pemantulan sempurna dalam inti sepanjang kabel.
Beberapa keunggulan serat optic sebagai media transmisi
di bandingkan dengan kabel pasangan terpilih dan kabel koaksial adalah sebagai
berikut.
·
Bandwidth yang lebih besar: laju data
sebesar 2 Gbps dengan jarak 10 km dapat dicapai. Gelombang cahaya memiliki
frekuensi yang lebih tinggi dari pada arus listrik atau gelombang radio sebagai
pembawa sinyal sehingga laju data menjadi lebih tinggi dari pada arus listrik
atau gelombang radio sebagai pembawa sinyal sehingga laju data menjadi lebih
tinggi
·
Ukuran yang lebih kecil dan berat yang
lebih ringan
·
Pelemahan sinyal yang lebih rendah.
·
Diisolasi terhadap elektromaknetik
sehingga tidak mudah terkena interferensi dan elektromagnetik eksternal
·
Jarak antar-repeater (pengulang) yang
lebih jauh. System transmisi dan fiber optic di jerman dapat mencapai laju data
5 Gpbs dengan jarak 111 km tanpa repeater. System memerlukan lebih sedikit
repeater sehingga pada gilirannya ini akan mengurangi biaya pemeliharaan.
Jaringan optic juga akan meningkatkan keandalan system komunikasi karena
repeater termasuk salah satu sumber yang umum di jumpai berkaitan dengan
kegagalan jaringan.
Transmisi
unguided adalah transmisi data tanpa menggunakan
kabel yang kasat mata. Oleh karena itu, transmisi tanpa kabel (wireless) adalah suatu bentuk dari media
unguided.
Sinyal tanpa kabel
dipancarkan oleh antenna pemancar, disebarkan ke udara dan diterima serta
diartikan oleh antena penerima. Ketika antenna di hubungkan ke rangkaian
listrik sebuah computer atau peralatan wireless,
rangkaian listrik ini mengonversi data digital ke sinyal wireless dan menyebarkan ke
seluruh penjuru dalam jangkauan frekuensinya. Penerima di ujung yang lain
menerima sinyal-sinyal ini dan mengubahnya kembali ke data digital. Jadi, pada
transmisi tanpa kabel sinyal dari pemancar di bawa dalam bentuk gelombang radio
dan disebar ke udara untuk sampai ke penerima.
Perambatan gelombang (radio) tanpa kabel dapat berjalan
melalui tiga jalur, yaitu gelombang permukaan (ground waves), (sky waves), (space waves).
Gelombang langit
merupakan gelombang dengan radio frekuensi antara 3-30 MHz. sinyal dari
pemancarkan berjalan lurus ke atmosfer dan ketika mengenai lapisan ionosfer,
sinyal di pantulkan untuk sampai ke penerima. Jarak lengkung mengikuti
lengkungan permukaan bumi yang di tempuh sinyal dari pemancar ke permukaan bumi
disebut jarak langkah (skip distance). Ketika bumi
kembali ke atmosfer, selanjutnya proses di ulangi kembali. Proses pemantulan
dapat berulang beberapa kali sehingga dapat menghindar masalah segaris pandang
berkaitan dengan kelengkungan bumi. Jangkauan jarak tempuh umumnya ribuan
kilometer. Masalahnya juga meliputi penerimaan rangkap gelombang tanah dan
gelombang langit menyebabkan interferensi.
Juga efek pemantulan
ionosfer dapat sangat bergantung pada waktu harian dan aktivitas matahari.
Gelombang langit digunakan oleh operator radio amatir, siaran radio
internasional, dan komunikasi pelayaran. Jarak langkah bervariasi sehingga
kondisi ionosfer yang tidak dapat diprediksi dan interferensi komunikasi ini cenderung tidak dapat diandalkan.(Teti wijaya, Fisika SMA/MA Kelas
XII, 2007, Erlangga, hlm 396-400)
Mengapa
Cahaya Dapat terkurung di Dalam Serat Optik ?
Pembiasan
Bayangkanlah cahaya keluar dari sebuah senter yang
menyala.gelombang gelombang senter dan menyebar di dalam berkas sinarnya.jika
kita dapat melihat gelombang gelombang tersebut,muka-gelombang masing masingnya
(wavefront).
Pada jarak yang semakin jauh dari lampu senter (sumber
cahaya), muka gelombang akan tampak semakin mendekati sebuah garis lurus.
Satuan
Karena indeks bias sebenarnya merupakan nilai
perbandingan (rasio) antara kecepatan cahaya di dalam ruang hampa terhadap
kecepatan cahaya di dalam bahan,maka besaran indeks bias tidak memiliki satuan.
Dengan menggunakan indeks bias sebesar 1,5 sebagai
contoh,kita dapat mengghitung bahwa cahaya akan merabat dengan kecepatan
sekitar 200 juta meter per detikdi dalam bahan yang memiliki indeks bias
senilai itu,dengan indeks bias berperan sebagai factor pembagi dalam menentukan
kecepatan cahaya di dalam suatu bahan,hal ini berarti bahwa semakin rendah
nilai indeks bias maka semakin tinggi kecepatan cahaya di dalam bahan terkait.
Hukum Snellius
Sudut atau arah
perambatan sinar cahaya di ukur dengan mengacau ke garis normal/bidang
perbatasan antar kedua bahan.garis normal adalah sebuah garis yang mengarah
tegak lurus terhadap permukaan bidang perbatasan antara kedua bahan,garis
normal adalah sebuah garis yang mengarah tegak lurus terhadap permukaan bidang
perbatasan.sudut yang dibentuk oleh arah sinar dating ke bidang perbatsan
(terhadap garis normal) dan sudut yang di bentuk oleh arah sinar meninggalkan
bidang perbatasan (terhadap garis normal) secara berturut turut di sebut
sebagai sudut sudut dating dan sudut bias sinar cahaya.
Sudut
Kritis
Kita telah mengetahui dari subbab sebulumnya bahwa sudut
perambatan sinar cahaya akan bertambah jika sinar memasuki sebuah bahan dengan
indeks bias yang lebih kecil.
Jika sudut dating sinar (di dalam bahan pertama) menuju
bidang perbatasan terus diperbesar,akan tercapai suatu titik di mana sudut bias
menjadi bernilai 900dan seinar akan merapat sejajar dengan bidang
perbatasan di dalam bahan kedua.sudut dating yang menyebabkan terjadinyan hal
ini disebut sebagai sudut kritis.
Propagasi
cahaya di dalam serat optic
Diatas kita telah
mengetahui bahwa cahaya yang merambat didalam serat optik menuju dindingnya
(bidang perbatasan) akan terpantul kembali kedalam serat optik jika sudut
datangnya lebih besar dari sudut kritis. Dengan cara ini cahaya dapat merambat
didalam serat optic melalui serangkaian pemantulan, seperti di ilustrasikan
oleh jalur B.
Tiga hal penting yang
harus di ingat
·
Serat optic sepenuhnya padat, tidak
terdapat lubang atau rongga apapun di bagian tengahnya
·
Buffer dan jaket berfungsi sebagai
pelindung mekanis
·
Cahaya merambat didalam bagian inti
meskipun terdapat pula sedikit rembesan yang masuk kebagian matel sehingga
kejernihan bahan metel juga harus di perhatikan.
Lalu mengapa cahaya
dapat merembas masuk kedalam lapisan matel?
Apa bila sudut dating sinar lebih besar dari sudut
kritis maka sinar akan di pantulkan balik kedalm bahan pertama melalui proses
yang telah kita kenal sebagai pemantul internal sempurna (TIR)
Memasukan cahaya kedalam serat optic
Ketika
kita menyinari salah satu ujung serat optic dengan cahaya sinar tersebut akan
terpecar dari ujung yang lain
Kita
dapan melihat caya menyebar keluar dari ujung output serta optic (yaitu ujung
yang tidak disinari) dan kita bahkan dapat menghitung sudut penyebaran ini
dengan menggunakan hokum snelius Beginilah ceritanya Sinar yang masuk kedalam
serat optic merambat di sepanjang serat dengan sudut dating (atau sudut pantul)
yang sama dengan sudut kritis
Apetur Numerik (NA)
Aperture
numeric dari sebuah serat optic adalah parameter yang mengukur kemampuan serat
optic untuk mengumpulkan atau memerangkap sinar cahaya. Kita telah melihat
sebelumny apenerima juga mengindikasikan seberapa banyaknya cahaya yang dapat
diterima kedalam serat optic sehingga seharunya terdapat suatu hubungan yg
jelas dan mudah di antara aperture numerik dan sudut penerimaan karena kedua
besaran ini mengukur dua hal yang pada dasarnya sama.
Beberapa catatan penghitungan
·
Pembulatan yg dilakukan pada penghitungan
di atas menimbulkan sedikit galat pada nilai sudut penerimaan yang dihasilkan
namum tidak dapat di abaikan
·
Arcsin sering juga di tuliskan sebahga
sin-1 didalam banyak buku text.
Nama beragam sinar didalam serat optic:
Kita telah mengetahui bahwa hanya sinar sinar yang
masuk keserat optic dengan sudut dating di dalam kerucut penerimaan saja akan
dapat merambat hingga mencapai ujung serat.
Sudut datang sinar dan posisi dimana sinar pertama
kali mengenai bahan inti menentukan secara speksitif jalur yang akan di lalui
oleh sinar untuk hal ini terdapat tiga kemungkinan: jalur terpancung (skew),
jalur meridional, dan jalur eksial (poros) setiap bentuk sumber cahaya praktis
(bukan tioritis) yang digunakan untuk mengumpankan cahaya ke serat optic akan mengakibatkan
merambatnya ketiga macam sinar tersebut didalam serat optic, sekaligus juga
memunculkan sinar sinar dengan sudut datang di luar kerucut penerimaan.
1. Sinar
terpancung (skew ray) tidak pernah menyentuh sumbuh (poros) serat optic ketika
merambat didalam inti.
2. Sinar
meridional memasuki inti dan memotong serat optic ketika pertama kali bergerak
menuju permukaan inti (bidang perbatasan inti-mentel).
3. Sinar
eksial adlah sebuah sinar khusus yang jalur rambatanya didalam inti tepat
berhimpit dengan garis poros serat optic dengan kata lain sinar sinar eksial merambat pada sumbu serat optic.(dedipurwanto, serat optic listrik,
2007,cv gudang buku, 234-236)
3. Sejarah Serat Optik
Penggunaan cahaya sebagai
pembawa informasi sebenarnya sudah banyak digunakan sejak zaman dahulu, baru
sekitar tahun 1930-an para ilmuwan Jerman mengawali eksperimen untuk
mentransmisikan cahaya melalui bahan yang bernama serat optik.
Percobaan ini juga masih
tergolong cukup primitif karena hasil yang dicapai tidak bisa langsung
dimanfaatkan, namun harus melalui perkembangan dan penyempurnaan lebih lanjut
lagi. Perkembangan selanjutnya adalah ketika para ilmuawan Inggris pada tahun
1958 mengusulkan prototipe serat optik yang sampai sekarang dipakai yaitu yang
terdiri atas gelas inti yang dibungkus oleh gelas lainnya. Sekitar awal tahun
1960-an perubahan fantastis terjadi di Asia yaitu ketika para ilmuwan Jepang
berhasil membuat jenis serat optik yang mampu mentransmisikan gambar.
Di lain pihak para ilmuwan
selain mencoba untuk memandu cahaya melewati gelas (serat optik) namun juga
mencoba untuk ”menjinakkan” cahaya. Kerja keras itupun berhasil ketika sekitar
1959 laser ditemukan. Laser beroperasi pada daerah frekuensi tampak sekitar
1014 Hertz-15 Hertz atau ratusan ribu kali frekuensi gelombang mikro.
Seperti halnya laser, serat
optik pun harus melalui tahap-tahap pengembangan awal. Sebagaimana medium
transmisi cahaya, ia sangat tidak efisien. Hingga tahun 1968 atau berselang dua
tahun setelah serat optik pertama kali diramalkan akan menjadi pemandu cahaya,
tingkat atenuasi (kehilangan)-nya masih 20 dB/km.
Melalui pengembangan dalam
teknologi material, serat optik mengalami pemurnian, dehidran dan lain-lain. Secara
perlahan tapi pasti atenuasinya mencapai tingkat di bawah 1 dB/km. Tahun 80-an,
bendera lomba industri serat optik benar-benar sudah berkibar. Nama-nama besar
di dunia pengembangan serat optik bermunculan.
Charles K. Kao diakui dunia
sebagai salah seorang perintis utama. Dari Jepang muncul Yasuharu Suematsu.
Raksasa-raksasa elektronik macam ITT atau STL jelas punya banyak sekali peranan
dalam mendalami riset-riset serat optik.(jhon crisp,barry Elliot,
erlangga, 2006, hlm 33-36)
4. Karakteristik Serat Optik
A.
Ukuran keciL, Diameter luar serat optik
berkisar antara 100-250 µm
B. Ringan,
Dibandingkan dengan kabel transmisi biasa (Spesifigravity 9.8)
maka specifigravity bahan silica sebagai serat optik yaitu
2.2, sehingga beratnya menjadi 1/2 – 1/3 berat kabel transmisi biasa.
C. Lentur.
Pada umumnya serat optik tidak akan patah biladilengkungkan dengan radius 5mm.
Oleh karenanya kabel serat optik mempunyai kelenturan yang sama dengan kabel
transmisi biasa, sehingga teknis pemasangannya tidak jauh berbeda dengan teknik
pemasangan kabel biasa.
D. Tidak
berkarat. Bahan silica sebagai bahan dasar serat optik mempunyai sifat kimia
yang sangat stabil oleh karenanya tidak mungkin berkarat.
E. Rugi-rugi rendah. Serat
optik dengan bahan silica mempunyai rugi-rugi transmisi rendah, besarnya
berkisar 2-8 dB/km dengan panjang gelombang 830 nm. Dibandingkan dengan kabel coaksial yang mempunyai rugi-rugi transmisi
sebesar 19 dB/km pada frekuensi 60 Mhz.
F. Kapasitas
tinggi. Kapasitas dalam menyalurkan informasi per cross section area sangat besar disamping
mempunyai bandwidth yang lebar (Broadband). Sebagai contoh : Kapasitas penyaluran
per cross section area 100 x dibandngkan dengan multi pair cable dan 10 x dibandingkan dengan coaxial cable.
G. Bebas
induksi. Serat optik menggunakan bahan dasar silica yang pada dasarnya
merupakan bahan dielektrik yang sangat baik dan kebal terhadap induksi
elektromagnet dan juga terhadap kilat/petir.
5. Kelebihan dan kekurangan serat
optik
A.
Kelebihan serat optik
1. Berkemampuan membawa lebih banyak informasi dan mengantarkan
informasi dengan lebih akurat dibandingkan dengan kabel tembaga dan kabel
coaxial.
2. Kabel serat optik mendukung data rate yang lebih besar, jarak yang
lebih jauh dibandingkan kabel coaxial, sehingga menjadikannya ideal untuk
transmisi serial data digital.
3. Kebal terhadap segala jenis interferensi, termasuk kilat, dan
tidak bersifat mengantarkan listrik. Sehingga tidak berpengaruh terhadap
tegangan listrik, tidak seperti kabel tembaga yang bisa lossing data karena
pengaruh tegangan listrik.
4. Sebagai dasarnya seratnya dibuat dari kaca, tidak dipengaruhi oleh
korosi dan tidak berpengaruh pada zat kimia, sehingga tidak
tidak akan rusak kecuali kimia pada konsentrasi tertentu.
5. Karena yang dikirim adalah signal cahaya, maka tidak ada
kemungkinan ada percikan api bila serat atau kabel tersebut putus. Selain itu
juga tidak menyebabkan tegangan listrik dalam proses perbaikannya bila ada
kerusakan.
6. Kabel serat optik tidak terpengaruh oleh cuaca.
7. Kabel serat optik walaupun memiliki banyak serat pada satu kabel
namun bila dibandingkan terhadap kabel coaxial dan kabel tembaga akan lebih
kecil dan lebih bercahaya bila diisi dengan muatan informasi yang sama. Lebih
mudah dalam penanganan dan pemasangannya.
8. Kabel serat optik lebih aman digunakan dalam sistem komunikasi,
sebab lebih susah disadap namun mudah di-monitor. Bila ada gangguan pada kabel
– ada yang menyadap sistem – maka muatan informasi yang dikirim akan jauh
berkurang sehingga bisa cepat diketahui dan bisa cepat ditangani.
B.
Kekurangan Serat Optik
1. Biaya yang mahal untuk peralatannya.
2. Perlu konversi data listrik ke Cahaya dan sebaliknya yang rumit.
3. Perlu peralatan khusus dalam prosedur pemakaian dan pemasangannya.
4. Untuk perbaikan yang kompleks perlu tenaga yang ahli di bidang
ini.
5. Selain merupakan keuntungan, sifatnya yang tidak menghantarkan
listrik juga merupakan kelemahannya, karena musti memerlukan alat pembangkit
listrik eksternal.
6. Bisa menyerap hidrogen yang bisa menyebabkan loss data.(gebby vesta, 2008, fiber optic,
Surabaya-malang, hlm 78-80)
BAB 3
PENUTUP
1. Kesimpulan
Serat
optik adalah salah satu transmiter yang memiliki sedikit sekali kendala, itu
dapat dibuktikan dengan sangat pesatnya perkembangan penggunaan serat optik di
dalam bidang telekomunikasi. Kabel fiber optik dibedakan menjadi 3 jenis, yaitu
single mode step index, multi mode step index dan multi mode gradde index,
dimana pada umum nya tipe multi mode biasanya dipakai untuk jarak yang dekat,
smemntara single mode untuk jarang yang cukup jauh. Serat optik sendiri sangan besar sekali kapasitas untuk transper
datanya. serat optik sangat cocok sekali dengan keadaan geografis di indonesia
khususnya di jawa, karena daerahnya tidak terlalu banyak yang curam.
2. Saran
Semoga
dengan adanya transmiter serat optik ini kualitas telekomunikasi di Indonesia
lebih maju lagi dan lebih merata ke seluruh indonesia.



cukup kunjungi kami PELANGI Q Q
BalasHapusMari Bergabung bersama kami di Pelangi Q Q (,) me
Situs Impian Para pecinta dan peminat Taruhan Online!!
Segera Daftarkan diri Anda di PelangiQQ dan dapatkan Bonus yang sudah tersedia. Agen Poker Online Terpercaya dan Terbesar di Indonesia yang menggunakan Uang Asli.
MINIMAL DEPOSIT & WITHDRAW Rp 25.000
PelangiQQ Menyediakan 8 Permainan yang bisa di mainkan hanya dengan 1 User ID,yaitu:
* Bandar66 (NEW GAME)
* SAKONG
* Poker
* Domino99
* Capsa susun
* AduQ
* BandarQ
* Bandar Poker
Keunggulan PELANGI Q Q :
- PROSES DEPO & WD MUDAH TANPA RIBET
- PROSES DEPO & WD TERCEPAT
- KARTU-KARTU BERKUALITAS DISAJIKAN
- CS RAMAH & INSPIRATIF SIAP MEMBANTU 24JAM
- TIPS & TRIK MENJADI KEUNGGULAN SITUS INI
- DAN TENTUNYA DEPOSIT YG TERJANGKAU BOS!!(MINIMAL DEPO & WD 25RB)
Nikmati juga HOT PROMO bersama kami:
* BONUS TURNOVER 0.3% (DIBAGIKAN SETIAP 5 Hari 1x)
* BONUS REFERRAL 15% (SEUMUR HIDUP)
Tunggu apalagi bos!! langsung daftarkan diri anda di PELANGI Q Q
Bagaimana cara mendaftar? SIMPEL bos!!
cukup kunjungi kami PELANGI Q Q
klik daftar dan daftarkan diri anda
atau bisa juga hubungi kami melalui LiveChat dan BBM yang akan melayani Anda 24 jam nonstop.
- SKYPE : PELANGIQQ
- LINE : PELANGIQQ
- FACEBOOK : PokerPelangiReborn
- PIN BB : E37271BF
- WhatssApp : 6281231804952
Salam Sukses & Hoki
PELANGIQQ